Menyerahkan Nyawa

Siraman Rohani, 14 Agustus 2017

Rm. Is – Papua

Bacaan Matius 17:22-27

Pada waktu Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia
dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." Maka hati murid-murid-Nya itu pun sedih sekali. (Mat.17:22-23)

Kepada para murid Tuhan Yesus menyampaikan pemberitahuan tentang penderitaan-Nya untuk yang kedua kalinya. Para murid pun menjadi sedih karena lupa bahwa ada kata-kata "pada hari ketiga akan dibangkitkan". Sabda Yesus ini kemudian dipegang dan dihayati oleh banyak pengikut-Nya di kemudian hari.

Sebut saja pastor Maximilianus Maria Kolbe, seorang martir suci yang kita peringati hari ini. Karena kegiatan imannya ia dipenjara oleh Gestapo Jerman bersama dengan beberapa orang di _Camp_ Konsentrasi Auschwitz di Polandia. Singkat cerita salah seorang bapak di baraknya akan dieksekusi mati. Ia meronta menyebut-nyebut anak dan istri. Dengan keberaniannya ia minta menggantikannya untuk eksekusi mati. Ia memang wafat seketika (14/8/1941), tetapi jiwanya harum abadi di sorga.

Inilah sebentuk militansi iman yang ia tunjukkan untuk menyelamatkan seorang ayah yang masih dibutuhkan oleh anak-istri. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi perjuangan iman kita di masa kini.

_Hijau daun tumbuh-tumbuhan,_
_menambah asri indahnya taman._
_Mampukan kami ya Tuhan,_
_tetap setia bersaksi iman._

_dari Papua dengan cinta,_
*Berkah Dalem**

πŸ™πŸ™πŸ™β˜‚πŸ¦‹πŸ’’πŸ¦‹β˜‚πŸ™πŸ™πŸ™

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s