Hidup Kita Bisa Mempengaruhi Sesama Kita!

Siraman Rohani , Senin 31 Juli 2017

Rm Fredy Jehadin SVD

Matius 13:31-35

Saudara-saudari … Ada seorang mahasiswi yang sangat tertarik dengan cara hidup Muder Teresa dari Calkuta India. Sikap Muder Teresa yang begitu dekat dengan orang miskin dan menderita sungguh sangat mempengaruhi hidup mahasiswi muda ini.

Dari hari ke hari, Gadis ini selalu bergulat dalam batinnya. Kesaksiaan hidup Muder Teresa selalu mendorong dia untuk merubah cara hidup dan keyakinan yang dimilik Gadis ini. Gadis ini pada akhirnya harus mengambil satu sikap tegas untuk meninggalkan cara hidup lama dan agamanya dan mengambil cara hidup baru dan keyakinan baru seperti yang dimiliki Muder Teresa yaitu menjadi Katolik. Gadis ini kini menjadi seorang ibu rumah tangga yang sangat setia dan beribadat.

Saudara-saudari… kehadiran kita di dunia ini selalu memberi dampak kepada sesama kita entah positip atau negatip. Muder Teresa adalah seorang suster yang sangat sederhana tetapi imannya kepada Kristus sangat kuat. Cara hidup Kristus yang sangat berbelaskasihan kepada orang kecil termasuk orang miskin dan menderita sudah menjadi inspirasi hidup Muder Teresa. Selanjutnya, cara hidup Muder Teresa turut mempengaruhi hidup banyak orang. Begitu banyak orang yang berbalik kepada Kristus karena kesaksian hidup muder Theresa, termasuk Gadis dalam ceritera tadi.

Saudara-saudari … Hari ini Yesus menceriterakan kepada kita perumpamaan biji sesawi dan ragi. Perumpamaan ini mau menjelaskan kepada kita tentang kerajaan Allah. Kerajaan Allah yang diwartakan Yesus Kristus, kemudian diteruskan oleh para pengikutNya. Pewarta Sabda menabur Sabda Allah ke mana saja. Sabda itu bertumbuh dalam diri seseorang dan Sabda itu turut mempengaruhi hidup orang itu. Nilai-nilai Injil seperti: rendah hati, saling menghormati, saling mengasihi, hidup jujur dan berkata benar kini menyatu dalam hidup orang yang percaya. Karena orang ini hidup dalam lingkungan masyarakat maka kehidupannya turut mempengaruhi kehidupan orang lain.

Dengan demikian Sabda Tuhan yang awalnya cuma sebesar biji sesawi kini sudah menjadi pohon besar tempat banyak burung bersarang; dengan kata lain Sabda Tuhan yang ditaburkan dalam diri pendengar yang memiliki hati yang subur kini bertumbuh subur dan kuat sehingga menghasilkan buah berlimpah, banyak orang yang merasakan kebaikannya.

Pertanyaan untuk diri kita sendiri: Apakah sikap dan cara hidup kita sudah mempengaruhi orang lain dan membuat mereka dekat pada Tuhan? Masih ingatkah kita akan pribadi-pribadi yang sudah sangat mempengaruhi hidup kita sehingga kini kita pun menjadi seorang Kristen yang setia dan bertanggungjawab?

Kita berdoa, semoga Tuhan selalu menggerakkan hati dan semangat kita untuk menunjukkan sikap hidup Kristen yang sejati agar banyak orang boleh terggerak hatinya untuk mengikuti cara hidup kita.

Kita memohon St. Ignatius dari Loyola dan Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s