*Menjadi Tanah yang Berkelimpahan*

Siraman Rohani , Jumat 28 Juli 2017

Matius 13:18-23

Sabda hari ini menjabarkan maksud dari perumpamaan tentang seorang penabur.

Ada empat (4) kriteria mutu hidup murid-murid Tuhan yang digambarkan dalam empat (jenis) tempat. _Pertama,_ benih keutamaan jatuh di pinggir jalan berarti orang tidak mampu dan mau menerima sabda. Karenanya sabda itu hilang dan tak pernah singgah di hati kita. _Kedua,_ jatuh di tanah berbatu yang berarti tidak mengakar dan cepat berlalu. _Ketiga,_ jatuh di semak berduri sehingga ketika ada himpitan dan tantangan menjadi loyo dan putus asa. Dan _keempat,_ jatuh di tanah yang baik, artinya type orang yang sungguh beriman, mengerti akan nilai-nilai keutamaan, menghayatinya dan membuahkan kebaikan yang berlipat-lipat.

Pertanyaannya adalah _*saat ini*_ kita masuk dalam kualifikasi atau kategori yang mana? Apapun kondisi dan keadaan kita, marilah kita berusaha membangun diri untuk menjadi tanah yang baik dan subur agar benih sabda keutamaan yang kita terima dari Tuhan membuahkan kebaikan yang berlipat ganda.

Jika demikian hidup kita berkenan di hati Tuhan.

_Sungguh indah biru lautan,_

_nyiur di pantai melambai kegirangan._

_Mampukan kami ya Tuhan,_

_jadi tanah subur yang berkelimpahan_

_dari Papua dengan cinta,_

*Berkah Dalem**

*_mois_*

🙏🙏🙏❤❤⛪❤❤🙏🙏🙏

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s