Siapa Yang Mempunyai, Kepadanya Akan Diberi Lagi!

Siraman Rohani , Kamis 27 Juli 2017

Rm Fredy Jehadin SVD

Matius 13 :10 – 17

Saudara-saudari… Seorang anggota Siraman Rohani – sebut saja namanya Maria – membagi pengalaman imannya berhubungan dengan pernyataan Yesus Kristus hari ini: Siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi lagi.

Pada suatu hari, beberapa orang diutus dari satu Gereja datang menemui ibu Maria meminta dana untuk pembangunan Gereja mereka. Dana yang diminta cukup besar. Ibu Maria awalnya tidak mau. Tetapi kemudian dia mendengar suara dari dalam hatinya, seperinya ada percakapan dengan dirinya sendiri: “Kalau aku berikan maka di tempat itu akan diberi kelimpahan. Kenapa aku tidak mau, apakah karena tidak sama-sama Katolik?” Ibu Maria tiga kali tawar menawar dengan Tuhan, tetapi tidak berubah.

Akhirnya sebelum ke Turki, ibu Maria memberi sumbangan sesuai dengan yang diminta. Dan apa yang terjadi sesudahnya? Sesudah Maria memberi sumbangan itu, maka terjadilah hal yang sangat luar biasa di Gereja itu, bahwa banyak orang memberi sumbangan ke Gereja itu, dua kali lipat dari anggaran mereka. Ibu Maria percaya bahwa apa yang diberinya menjadi dorongan bagi orang lain untuk memberi. Sumbagannya sudah menjadi berkat bagi orang lain dan juga sebagai pembuka pintu bagi orang lain untuk memberi sumbangan. Ibu Maria dengan polos katakan kepada saya bahwa pemberiannya kepada orang yang membutuhkan sungguh tidak membuat dia kekurangan, tetapi malah sebaliknya membuat dia semakin banyak memperoleh berkat.

Dia merasakan bahwa Tuhan langsung mengganti pemberiannya dengan cara-Nya sendiri. Ibu Maria merasa bahagia karena sudah bisa membantu sesama agar mereka bahagia dan pada saat yang sama Tuhan memberinya semakin banyak berkat. Ibu Maria sudah mempunyai dan sudah membaginya kepada sesama, tetapi kemudian Tuhan memperlipatgandakannya lagi. Dia yang mempunyai kepadanya diberi tambah lagi. Sungguh Tuhan itu luar biasa, Dia sangat murah hati.

Pengalaman yang sama juga dialami oleh seorang teman. Setiap tahun ia memberi sumbangan untuk orang miskin, malah membantu orang miskin mendirikan rumah dan membor air agar mereka boleh menggunakan air itu untuk kebutuhan harian mereka termasuk untuk siram kebun. Kebaikannya selalu diganjari Tuhan dengan berkat berlimpah. Dia juga dengan polos katakan kepada saya bahwa Tuhan tidak pernah tutup mata memperhatikan apa yang kita buat untuk membantu orang-orang miskin. Semakin kita memberi maka kita pun akan semakin mendapat berkat.

Saudara-saudari… Tuhan selalu setia pada apa yang sudah dijanjikan-Nya. Perkataan-Nya adalah perbuatan-Nya. Apa yang dikatakan-Nya, itulah yang dibuat-Nya. Karena itu kita menyebut-Nya kebenaran. Karena apa yang dikatakan-Nya itulah yang terjadi dalam kenyataan. Tuhan tidak pernah mengingkari janji-Nya. Sekarang tergantung pada kita manusia bagaimana kita menerima pernyataan Yesus Kristus dengan penuh iman.

Kalau kita sungguh percaya dan mengamalkannya maka hal itu akan terjadi dalam hidup kita. Tetapi kalau tidak, maka hal itu tidak akan terjadi dalam hidup kita.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menyadarkan kita untuk secara tulus menyerahkan diri kita kepada Tuhan dan percaya sungguh pada apa yang diajarkan-Nya.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s