Hati Yang Terbuka Selalu Mengalami Allah!

Siraman Rohani, Rabu 26 Juli 2017

Rm Fredy Jehadin SVD

Mateus 13: 10 – 17

Saudara-saudari …Pada satu sore ada seorang bapa datang ke tempat gunting rambut, Ia diterima dengan baik oleh penggunting. Sambil menggunting rambut, pemangkas katakan kepada yang digunting. “Saya tidak percaya kepada Tuhan. Bilangnya Tuhan itu baik, mahacinta, pelindung. Tetapi kenyataannya banyak orang sakit, lapar dan bencana alam. Kalau Tuhan ada pasti Dia tidak membiarkan manusia sakit, lapar dan bencana alam.”

Pelanggan dengan tenang katakan, “saya selalu percaya pada Tuhan. Sakit terjadi karena manusia tidak tahu menjaga dirinya dengan baik. Tuhan sudah memberi manusia pikiran yang baik agar selalu menggunakan pikirannya untuk menjaga kesehatan. Lapar terjadi karena manusia malas bekerja. Dia tidak memanfaatkan tangan dan pikirannya untuk bekerja. Bencana alam terjadi karena kesalahan manusia, hutan dibabat, hutan dibakar, sampah dibuang sembarangan dll. Manusia tidak bertanggungjawab menjaga kesehatan lingkungan. Padahal Tuhan sudah memberi manusia talenta. Tetapi manusia tidak memanfaatkan talenta yang ada.”

Pemangkas tetap tegar hatinya dan tetap katakan bahwa Tuhan tidak ada.

Sesudah gunting pelanggan membayar pemangkas dan pamit. Sesudah beberapa menit pelanggan yang sama kembali lagi ke tempat gunting. Dia berdiri di pintu dan memanggil pemangkas. Katanya: “Hei…saya tidak percaya bahwa ada pemangkas di dunia ini. Saya sungguh tidak percaya.”. Lalu pemangkas menjawab: mengapa kalian berkata demikian? Anda barusan saya pangkas rambut anda. Mengapa anda katakan tidak ada pemangkas?” Lalu pelanggan katakan: “Ya…kalau pemangkas ada…mengapa di luar sana banyak sekali orang yang rambutnya panjang, jenggotnya tidak teratur, romol. Saya sungguh tidak percaya ada pemangkas rambut di dunia ini. Saya tidak percaya.” Pemangkas dengan tegas katakan: “kalau mereka datang ke tempat saya pasti saya akan memangkas rambut dan mencukur jenggot mereka. Tetapi hati dan pikiran mereka sangat tertutup untuk merias dirinya dengan baik.”

Pelanggan dengan senyum katakan kepada pemangkas. “Terima kasih., karena akhirnya anda sadar. Tuhan selalu ada dan sangat mencintai manusia tetapi ada manusia yang sangat malas dan kepala batu. Hati mereka sangat tertutup oleh dosa-dosa mereka sehingga tidak melihat dan mengenal Allah. Kalau hati manusia selalu terbuka melihat Allah pasti Allah selalu menampakkan diri-Nya kepada manusia.”

Saudara-saufari… Sabda Yesus hari ini kembali mengingatkan kita. Kepada para muridNya Dia berkata: “Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.” Dengan kata lain, barangsiapa selalu dekat dan terbuka kepada Tuhan, mereka akan selalu mengalami Allah. Tetapi barangsiapa selalu acuh tak acuh, tidak percaya dan menolak Tuhan pasti Tuhan tidak akan menampakkan diri-Nya kepada mereka.

Marilah saudara-saudari … Pupukilah iman kita dengan doa dan meditasi, segarkanlah pikiran dengan Sabda Tuhan dan kuatkanlah jiwa kita dengan Tubuh dan Darah Kristus.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menguatkan iman kita agar kita selalu setia pada-Nya dan selalu bertanggungjawab akan tugas kita sebagai pengikut Kristus. Dan semoga kita selalu sensitip merasakan penderitaan sesama, mendengar rintihan sesama dan tergerak mengambil tindakkan untuk membantu.

Kita memohon St Yoakim, Sta Anna dan Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s