Pengampunan Dapat Menyembuhkan Jiwa-Raga!

Siraman Rohani
Kamis 06 Juli 2017
Rm Fredy Jehadin SVD

Bacaan Injil : Matius 9: 1 – 8

Saudara-saudari…. Injil hari ini sangat menarik. Seorang lumpuh dibawa kepada Yesus. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Yesus kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” Mungkin di antara yag hadir pada saat itu merasa heran mendengar pernyataan Yesus Kristus: “Dosamu sudah diampuni!” Apa hubungan dosa dengan lumpuh? Apakah dosa mengakibatkan lumpuh? Apakah kelumpuhan yang dialami oleh orang sakit ini adalah kelumpuhan rohani, sehingga membutuhkan pengampunan?
Saudara-saudari… Kelumpuhan fisik bisa saja disebabkan oleh dosa atau rasa benci yang selalu dipendam. Banyak dokter jaman sekarang katakan bahwa perasaan bersalah sangat erat hubungannya dengan tubuh kita.
Saya ingat seorang Bapa karena sangat marah dengan anak Nonanya yang masuk biara, dia langsung stroke dan sesudah beberapa minggu meninggal dunia. Suster merasa sangat bersalah. Dia mempersalahkan dirinya sebagai penyebab kematian bapanya. Akhirnya dia juga menderita sakit. Tetapi sesudah dinasihati, dia dianjurkan untuk mengadakan acara perdamaian dengan Bapanya yang sudah meninggal, luapkan apa yang ada dalam hati dan perasaannya. Kini suster kembali sehat.

Saudara-saudari… Sambil merenungkan Injil hari ini, saya sunguh percaya bahwa Tuhan Yesus sudah membaca isi hati dan penyebab kelumpuhan orang sakit ini. Yakin akan penyebab kelumpuhannya, Dia langsung berkata: “Percayalah, dosamu sudah diampuni!” Yesus langsung menyentuh akar penyakitnya, yaitu dosa. Begitu dosa atau akarnya disembuhkan maka tubuhnya pun turut disembuhkan.

Saya yakin kita semua punya pengalaman sewaktu pergi mengakui dosa. Sebelum kita masuk ke ruang pengakuan, pikiran dan perasaan kita sangat tidak nyaman. Ada perasaan malu dan merasa sepertinya ada beban berat yang sedang dipikul. Tetapi sesudah dosanya diakui semuanya kepada Tuhan lewat Pastor, ada perasaan damai dan bahagia. Sewaktu keluar dari tempat pengakuan, langkah kaki terasa ringan dan badan terasa terangkat.

Ada yang berkata bahwa penyakit itu 90% dari pikiran dan 10% dari pola makan. Marah selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh mengalami depresi 6 jam. Dendam dan meyimpan kepahitan menyebabkan imun tubuh mati, dari situlah bermula segala penyakit, seperti stress, kolesterol, tekanan darah tinggi, serangan jantung, rhematik, athritis, stroke. Kalau sering membiarkan stress, maka sering mengalami gangguan pencernaan.

Tuhan kita Yesus Kristus tahu semua hal ini. Tuhan selalu mengajak kita untuk datang kepada-Nya, akui dosa dan kekurangan kita, dan berdamailah dengan sesama kita. Perbiasakan diri kita untuk berpikir positip dan yakinkan diri bahwa bersama Tuhan segala sesuatu pasti baik.

Marilah saudara-saudari… Kita berdoa memohon bantuan Tuhan untuk menggerakkan hati dan pikiran kita untuk datang kepada Tuhan memohon pengampunan-Nya dikala kita jatuh dan saling mengampuni dikala kita saling mempersalahkan agar hati dan pikiran kita kembali merasa nyaman dan damai.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s