Tuhan Selalu Utamakan Keselamatan Manusia!

Siraman Rohani
Rabu 05 Juli 2017
Rm Fredy Jehadin SVD

Bacaan Injil : Matius 8: 28 – 34

Saudara-saudari…. Injil kemarin hari Selasa, kita dengar bahwa Yesus menghardik alam yang mengamuk, angin distopkan-Nya dan juga danau bergelora yang hampir menghancurkan perahu dan para penumpangnya.
Kalau kita kembali ke kisah penciptaan, kita tahu bahwa angin dan laut adalah ciptaan Tuhan. Tetapi di saat alam ngamok mau membinasakan manusia, dan manusia berbalik kepada Tuhan memohon bantuan-Nya, Tuhan dengan kuasa-Nya segera menolong manusia. Di saat para rasul membangunkan Yesus dan memohon pada-Nya untuk menghentikan angin dan danau yang lagi ngamok, Dia langsung menghardik angin dan danau itu. Angin dan danau pun dengan penuh ketaatan mengikuti perintah Penciptanya.
Mungkin ada yang bertanya, mengapa Tuhan begitu setia kepada manusia, walaupun manusia kadang tidak setia kepada-Nya?

Saudara-saudari…. Manusia adalah gambaran Allah sendiri. Manusia diciptaan Allah dengan penuh cinta dan perhatian. Ia menghidupkan manusia dengan menghembuskan Roh-Nya sendiri ke dalam diri manusia yang diciptakan-Nya. Beda sekali dari ciptaan yang lain, yang diciptakanNya lewat sepata kata saja. Cinta-Nya kepada manusia sungguh tiada batasnya. Manusia selalu dinomor satukan-Nya. Tuhan selalu utamakan keselamatan manusia.

Saudara-saudari… Injil hari ini kembali meneguhkan kita manusia betapa besarnya kasih dan cinta Tuhan kepada kita manusia. Dua manusia yang kerasukan setan datang menemui Yesus. Setan yang berada dalam diri kedua manusia itu berkata kepada Yesus: Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya? Setan sadar bahwa Yesus, Anak Allah punya kuasa untuk mengardik dia. Setan tahu bahwa kuasa Tuhan sungguh melampaui kekuatan setan. Setan tahu bahwa Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Sadar akan keberadaannya dalam diri manusia yang dirasukinya, ia meminta Yesus supaya jangan membinasakan mereka, tetapi pindahkan mereka dalam keadaan hidup ke dalam kawanan babi. Mendengar permohonan Setan, Yesus berkata kepada setan: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dari kedua manusia itu dan masuk ke kawanan babi. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air. Kedua manusia diselamatkan, sementara babi mati semuanya. Di sini kita bisa melihat betapa besarnya kasih Tuhan kepada manusia. Perhatian Yesus lebih kepada manusia daripada ciptaan yang lain. Manusia harus diselamatkan dari kungkungan setan. Tetapi yang menyedihkan adalah reaksi negatip dari penduduk kota. Mereka seharusnya bersukacita karena kedua anggota masyarakat mereka yang sudah lama dirasuki setan kini bebas dan menjadi manusia normal. Tetapi sayangnya seluruh penduduk kota lari menemui Yesus dan mendesak Yesus keluar dari daerah mereka. Mengapa sikap mereka demikian? Karena mereka merasa kasihan dengan babi-babi mereka. Mereka lebih mencintai hewan piaraan dari pada kedua teman mereka yang sudah diselamatkan Yesus Kristus. Mereka lebih senang melekat pada hal-hal duniawi dari pada membantu sesama agar selamat.

Saudara-saudari…kita harus bersyukur kepada Tuhan karena Dia selalu utamakan keselamatan kita. Tuhan mengharapkan agar kita pun mengikuti contoh hidup Guru kita yaitu Yesus Kristus.

Kita berdoa mohon bantuan dan bimbingan Tuhan, agar pikiran dan perhatian kita lebih fokus pada Kristus daripada selalu sibuk dengan hal-hal duniawi yang membuat hidup kita tidak aman, baik di dunia ini maupun di hari akhirat kelak.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita selalu. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s