Tekunlah Dalam Menjalankan Perintah Tuhan Demi Kebahagian Dan Keselamatan Kita!

Siraman Rohani
Selasa 27 Juni 2017
Rm Fredy Jehadin SVD

Bacaan Injil: Matius 7: 6. 12 – 14
Saudara-saudari…. Ada tiga hal penting yang diajarkan Kristus kepada kita lewat Injil-Nya hari ini. Ketiga ajaran ini sangat penting bagi kebahagiaan dan keselamatan kita.
Pertama: Jangan memberi barang yang kudus kepada anjing dan jangan melemparkan mutiara kepada babi supaya jangan diinjak-injak dengan kaki, lalu ia berbalik mengoyak kamu. Arti perkataan ini adalah kita adalah ciptaan Tuhan. Kita diciptakan sesuai dengan gambaran-Nya. Sebagai ciptaan-Nya kita harus jaga dan pelihara kesucian dan harga diri kita. Jangan memberi diri kita yang sangat mulai ini kepada ‘binatang’ yang rakus dan merusakkan citra Allah dan harga diri kita.
Kedua: Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Ini yang kita sebut hukum emas. Kalau saja kita melaksanakan hukum emas ini dalam keluarga, masayarakat dan negara kita maka keharmonisan pasti terjadi, suasana perdamaian sangat berkembang baik, dan rasa hormat dan penghargaan terhadap sesama pun selalu terjadi.
Ketiga: Masuklah melalu pintu yang sesak itu, karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. Tantangan dan tekanan membuat orang semakin dewasa. Barangsiapa sudah terbiasa ditempa oleh tantangan dan tekanan dalam hidup, dia akan mengalami kesuksesan dalam hidup. Sebaliknya barangsiapa yang hidupnya santai-santai saja dan tidak pernah alami tekanan dan tantangan dalam hidup, maka sekali mengalami tantangan hidup ia akan hancur. Karena dia tidak pernah dilatih bagaimana menghidupi hidup dalam situasi tegang dan penuh tantangan. Dari kehidupan nyata, tidak banyak orang yang jadi kaya dan sukses dalam masyarakat kita karena mayoritas masyarakat lebih senang bersantai-santai dan tidak mau berjuang melawan arus. Sebaliknya orang yang rajin dan bekerja keras dalam hidup, pada akhirnya akan alami kebahagian dari hasil kerjanya. Karena itu, kita dianjutkan agar selalu rajin bekerja dan fokus pada sasaran dari usaha kita. Kerja keras dan fokus pada sasaran usaha kita, tidak hanya terbatas pada soal-soal jasmani, tetapi juga soal-soal rohani, kehidupan jiwa kita. Berdoa, contohnya, butuh ketekunan dan disiplin. Tanpa ketekunan dan disiplin maka hasil akhirnya mungkin tidak ada. Sekali kita ditantang, mungkin kita akan cepat jatuh.

Marilah saudara-saudari… Tekunlah dalam menjalankan perintah Tuhan demi Kebahagian dan keselamatan jiwa raga kita.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menyadarkan kita akan pentingnya ajaran-Nya agar kita selalu alami kebahagian dan keselamatan baik di dunia ini maupun di akhirat kelak.

Kita memohon St. Sirilus dan Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s