Manfaatkanlah Mata Hati Kita Demi Kemuliaan Tuhan Dan Keselamatan Jiwa Kita

Siraman Rohani
Jumat 16 Juni 2017
Rm Fredy Jehadin SVD

Bacaan Injil: Matius 5: 27 – 32

Saudara-saudari… Seorang Bapa sangat marah kepada anak Nonanya karena dia mengenakan pakaian sangat transparan. Bapa katakan kepada anak Nonanya bahwa pakaian transparan yang dikenakannya sangat mengganggu perasaan laki-laki. Mata laki-laki akan sangat cepat tergoda melihatnya dan pikirannya akan sangat terganggu. Dia menyuruh anak Nonanya supaya kenakan pakaian yang tidak mengundang sensasi negatip untuk orang lain. Dengan segala ketaatannya, si Nona mengikuti nasihat Bapanya.

Merenungkan apa yang dikatakan oleh sang Bapa ini, saya menemukan kebenaran di dalamnya. Mungkin si Nona samasekali tidak punya niat untuk menggoda laki-laki. Dia mungkin mau mengikuti mode dan sangat tertarik memakai pakaian transparan. Mungkin dia tidak berpikir bahwa mengenakan pakaian transparan akan sangat mengganggu perasaan orang lain secara khusus lawan jenis. Tetapi rupanya Bapa, sebagai laki-laki, yang tahu sifat laki-laki dan kelemahan laki-laki dengan tulus dan jujur meminta anak Nonanya untuk tidak melakukannya karena hal itu akan sangat mengganggu perasaan laki-laki.

Pertanyaan kita: Siapa yang bersalah dalam hal ini? Si Nona atau orang yang memandang dia? Untuk menjawab pertanyaan ini kita kembali kepada pernyataan Yesus Kristus, yang dengan sangat jelas katakan lewat Injil hari ini. Dia berkata: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya. Dengan kata lain kita boleh katakan, bahwa Nona sama sekali tidak bersalah, yang bersalah adalah laki-laki yang memandang si Nona dengan keinginan negatip. Mata si laki-laki sudah menggerakkan pikiran negatipnya, sehingga menimbulkan perasaan mau berzina dengannya.
Dari mana datangnya keinginan untuk berzina? Apakah dari mata atau pikiran/hati? Saudara-saudari…. Fungsi mata sesunguhnya adalah untuk melihat. Kalau mata ditutup maka dia tidak bisa melihat apa – apa lagi. Mata pada dasarnya bukan penyebab utama untuk membuat manusia berdosa. Orang buta masih bisa jatuh cinta dengan lawan jenisnya walaupun dia tidak melihat orang yang dicintainya, tetapi hati dan pikirannyalah yang menggerakkan dia jatuh cinta dengan orang yang dicintainya. Dengan ini kita boleh katakan bahwa keinginan untuk berzina datangnya dari pikiran dan hati kita. Karena itu penting sekali menjaga dan menilai hati dan pikiran kita. Hati dan pikiran kita adalah akar segala kejahatan. Bila hati dan pikiran kita baik, maka perbuatan kita juga baik. Itikat yang baik pasti memberikan nilai positip bagi hidup kita.

Saudara-saudari… Dalam masa era tehnologi yang sedang kita alami sekarang, sebagai pengguna alat tehnologi, sangat dianjurkan agar selalu berhati-hati menggunakannya. Kita harus menjaga dan merawat mata dan hati kita dengan baik. Dunia kita sudah memberi begitu banyak tawaran untuk kita, baik tawaran yang sangat membantu kita untuk berkembang menjadi orang yang baik sekali, maupun tawaran yang bisa membuat kita jatuh. Kuncinya ada pada diri kita masing-masing. Kitalah yang memilih, entah mau pilih yang baik atau yang buruk.
Tuhan kita Yesus Kristus pasti selalu mengharapkan agar kita tetap setia pada-Nya dan mengikuti ajaran dan perintahNya. Dia mengharapkan agar kita pilih yang baik.

Karena itu kita berdoa semoga Tuhan selalu menguatkan iman dan niat kita agar mata hati kita tidak mudah terjerumus pada godaan duniawi, sebaliknya tetap fokus melihat Kristus dan langkah kaki iman kita pun tetap pada jalan yang benar menuju tempat kediaman Tuhan kita untuk selama-lamanya.

Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita selalu. Amen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s