Hidup yang kekal berarti mengenal Allah sebagai satu-satu Allah yang benar!

Sabda Hidup,
Selasa, 30 Mei 2017
Marta Wiecka, Baptista Varani, Yakobus Filipus Bertonious, warna liturgi Putih


Bacaan Injil:  Yoh 17: 1 – 11a
Yoh 17:1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.
Yoh 17:2 Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.
Yoh 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Yoh 17:4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.
Yoh 17:5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.
Yoh 17:6 Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
Yoh 17:7 Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu.
Yoh 17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Yoh 17:9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
Yoh 17:10 dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
Yoh 17:11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

Siraman Rohani
Rm Fredy Jehadin SVD
Saudara-saudari… Hari ini kita mendengar lewat Injil bahwa Yesus berdoa untuk para muridNya. Yang menarik dalam doa Yesus adalah Ia meminta Bapa-Nya untuk memberi hidup yang kekal kepada para murid-Nya.  KataNya: “Sama seperti Engkau telah memberikan kepadaKu kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Aku akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepadaKu.”
Kalau kita amati hidup Yesus bersama para muridnya selama tiga tahun: Ia mengajar dengan penuh wibawa; menyembuhkan orang sakit; menghidupkan orang mati; menanggung sengsara dan wafat di kayu salib kemudian bangkit dari kematian. Satu kenyataan sejarah yang hanya terjadi dalam diri Yesus Kristus. Tidak ada manusia sebelum dan sesudah Yesus Kristus bisa melakukan apa yang dilakukan dan dialami Yesus Kristus. Ia bisa melakukan semuanya karena Allah Bapa sendiri yang memberi Dia kuasa. Tidak ada allah selain Allah Bapa yang memiliki kuasa seperti itu. Yesus Kristus sendiri mengenal Allah Bapa dan Allah Bapa juga mengenal Dia. Yesus Kristus dan Allah Bapa adalah satu.
Kini Yesus Kristus meminta Bapa agar para murid-Nya pun diberi hidup yang kekal. Maksud dari pernyataan ini adalah mereka akan hanya mengenal Allah Bapa, satu-satunya Allah yang benar, dan Yesus kristus adalah Mesias yang diutus Bapa untuk menyelamatkan manusia.  Dan barangsiapa yang mengenal Allah Bapa dan Yesus Kristus yang menyelamatkan manusia serta menjalankan perintah-Nya dengan penuh tanggungjawab, dia akan memiliki hidup yang kekal.  Karena pemilik hidup kekal itu adalah Tuhan Allah.
Saudara-saudari…  Santu Paulus – dalam bacaan pertama hari ini yang diambil dari Kisah para Rasul 20:17-27, dalam kata-kata perpisahannya dengan para penatua di Efesus  katakan: “Aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia.” Kis 20:24
Lewat pernyataan ini Santu Paulus sungguh sadar akan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Rasul Tuhan. Dia sangat mencintai Yesus Kristus. Hidupnya cuma untuk Yesus Kristus. Sesudah pertobatannya, Allah yang dikenalnya yaitu Allah Bapa, dan Yesus Kristus adalah Mesias yang diutus Allah Bapa untuk menyelamatkan manusia. Karena itu seluruh hidupnya dikorbankan demi pewartaan Injil Kristus. Ia tidak takut akan siapa pun. Ia malah tidak menghiraukan nyawanya sedikit pun. Yang terpenting baginya adalah menyelesaikan tugas pelayanan yang ditugaskan oleh Yesus Kristus. Itulah hidup abadi yang dimiliki Paulus, yaitu mengenal Allah yang adalah sumber hidup dan Yesus Kristus adalah penyelamat manusia.
Saudara-saudari… Bagaimana dengan kita. Siapakah Allah yang kita kenal? Siapakah Penyelamat yang selalu kita imani dan percayai? Kalau kita sungguh mengenal Allah Bapa sebagai sumber segala sesuatu, bagaimana sikap kita di saat kita alami banyak kekurangan? Masihkah kita bertekuk lutut kepada-Nya memohon inspirasi agar kita diberi pencerahan dan bimbingan? Di saat kita jatuh dalam dosa dan merasa tak berdaya, masih beranikah kita untuk kembali kepada Yesus Kristus yang sudah sengsara dan wafat demi dosa kita dan memohon pengampunan-Nya?
Saudara-saudari… Yesus Kristus selalu berdoa buat kita agar Bapa memberi kita hidup yang kekal.  Marilah kita bekerja sama dengan Yesus Kristus agar doa-Nya menjadi satu kenyataan dalam hidup kita. Kebahagiaan Kristus adalah kalau kita selalu ada bersama-Nya, baik di dunia maupun di surga kelak.
Kita mengajak Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita dan meminta Bunda Maria untuk meneruskan semua permohonan kita kepada Putranya agar Dia meneruskan permohonan kita kepada Bapa sumber segala jawaban. Amin.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s