Jangan Cemas kalau Dunia Membenci Kamu!

Siraman Rohani
Sabtu 20 Mei 2017
Rm Fredy Jehadin SVD

Bacaan Injil: Yohanes 15: 18 – 21

Saudara-saudari… Apakah arti dunia dalam bacaan Injil hari ini? Dunia dalam Kitab Suci artinya adalah mereka yang menolak Tuhan, acuh tak acuh terhadap Tuhan, tidak mengikuti perintah Tuhan dan mereka yang selalu bertentangan dengan Tuhan. Mereka-mereka inilah yang selalu menolak Yesus Kristus dan menolak Dia sebagai Mesias.
Sewaktu Yesus Kristus katakan kepada murid-murid-Nya, bahwa mereka bukanlah dari dunia. Apakah sesungguhnya arti dari pernyataan ini? Apakah mereka trun langsung dari surga? Artinya adalah para murid Kristus sesungguhnya tidak termasuk dalam kelompok yang menolak Tuhan, melanggar perintah Tuhan dan selalu bertentangan dengan kehendak Tuhan.

St. Yohanes dalam suratnya yang pertama 2:15 katakan: “Janganlah mengasihi dunia dan apa yang ada dalam di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” Pernyataan Yohanes ini sungguh nyata dalam diri orang yang hidupnya sangat fokus pada memecah belah kehidupan bermasyarakat. Ada orang yang sekongkol menghancurkan orang benar. Ada orang yang membunuh orang benar; memasukkan orang tidak bersalah ke dalam penjarah berkat kekuatan kuasanya. Yohanes katakan bahwa sebagai pengikut Kristus yang setia, kita tidak boleh mengasihi, menghidupkan sikap dan tingkah-laku buruk seperti itu. Karena dengan mengasihi sikap seperti itu, itu berarti Tuhan tidak hidup dalam diri kita. Yesus sendiri sudah mengalami, apa yang sudah dibuat oleh mereka yang mengasihi dunia. Yesus Kristus orang benar, tetapi diperlakukan secara tidak adil oleh mereka yang sangat mencintai dunia. Yesus sadar bahwa apa yang sudah dialami-Nya pasti akan dialami juga oleh para pengikut-Nya yang setia. Benarlah yang terjadi. Banyak rasul dan murid Kristus diperlakukan secara tidak adil. Sampai saat ini masih banyak pengikut Kristus diperlakukan secara tidak adil walaupun mereka sesungguhnya tidak bersalah.
Hari ini Yesus meneguhkan kita semua, secara khusus mereka yang alami perlakuan tidak adil oleh sesama. Dengan kata lain Yesus Kristus mau katakan kepada kita: “Jangan cemas kalau dunia membenci kamu, Aku sudah mengalami-Nya dan sesudah pengalaman itu akan muncul sukacita yang sangat luar biasa.”

Pertanyaan kita: Apakah kita sabar dan kuat kalau sesama kita perlakukan kita secara tidak adil? Apa yang membuat orang benar menerima perlakuan kasar dengan sabar dan tenang dan malah tetap siap mengampuni? Dari manakah datangnya kesabaran dan kekuatan mereka?
Saya sungguh percaya bahwa kunci kekuatan mereka tidak lain datang dari Tuhan yang sungguh mencintai mereka, karena mereka selalu menjalin relasi yang sangat baik dengan Tuhan. Mereka mencintai Tuhan bukan dunia.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menguatkan tali relasi dan komunikasi kita dengan Dia agar kita tetap sabar dan kuat menghadapi gerak-gerik dan perbuatan jahat dari orang yang mencintai dunia.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s