Tuhan Mengasihi Kita!

Sabda Hidup Kamis, 18 Mei 2017

Paus Yohanes I, Leonardus Murialdo, Willem Toulouse, Feliks dari Cantalice, warna liturgi Putih.


Bacaan:

Kis. 15:7-21; Mzm. 96:1-2a,2b-3,10; BcO Why 21:8-27


Bacaan InjilYoh. 15:9-11

Yoh 15:9 “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Yoh 15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Yoh 15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.


Siraman Rohani 

Rm Fredy Jehadin SVD
Saudara-saudari. .. kita semua sudah mengalami cinta dan kasih dari orangtua dan saudara-saudari kita. Perasaan cinta itu tidak bisa hilang oleh waktu dan tempat.  Walaupun kematian sudah membuat kita tidak melihat dan memeluk satu sama lain tetapi perasaan itu tetap hidup dalam diri kita.  Apa yang membuat perasaan kasih dan cinta itu tetap hidup dalam diri kita? Itu karena perpaduan darah dari kedua orangtua kita sudah membentuk kita dan darah itu tetap hidup dalam diri kita. Bahasa Indonesia sangat jelas mengingatkan kita akan hal itu. Persau-DARAH – an. Darah yang mempersatukan.
Saudara-saudari, Hari ini Yesus berkata  kepada para murid-Nya: Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu,  tinggallah di dalam kasih-Ku.”
Pernyataan Yesus ini sungguh menyejukkan hati.  Ia sungguh mencintai kita. Perkataan-Nya bukan asal ngomong tapi selalu terwujud dalam tindakkan dan perbuatan – Nya. Ia sudah tunjukkan hal itu selama hidup-Nya di dunia ini.  Apa yang dikatakan-Nya hari ini akan tetap terwujud ke atas orang yang selalu percaya kepada-Nya.  Sesungguhnya Tuhan itu tetap sama, baik kemarin, hari ini, maupun untuk selamanya.
Tuhan begitu baik kepada kita. Lalu bagaimana tanggapan kita akan kebaikan cinta – Nya?
Apakah kita selalu mencintai Dia?  Apakah kita selalu merasakan cinta – Nya?  Apakah kita selalu menunjukkan cinta kita kepada-Nya?
Marilah saudara-saudari. .. kita sering menerima Tubuh dan Darah – Nya.  Semoga dengan menyambut tubuh dan meminum darah Kristus kehadiran – Nya sungguh kita rasakan dan perasaan kedekatan kita pun semakin diperkuat.
Kita berdoa memohon bantuan Tuhan agar kita selalu merasakan cinta-Nya dan kita pun selalu menunjukkan cinta kita kepada-Nya.
Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s