Janganlah Bimbang Melainkan Percayalah Bahwa yesus Adalah Mesias

Sabda Hidup
Selasa, 9 Mei 2017||

Gregorius Preca, Katarina dari Bologna ||
warna liturgi Putih


Bacaan

Kis. 11:9-26; Mzm. 87:1-3,4,5,6-7; BcO Why. 14:1-13



Bacaan injil: Yoh. 10:22-30

Yoh 10:22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

Yoh 10:23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

Yoh 10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

Yoh 10:25 Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

Yoh 10:2 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

Yoh 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

Yoh 10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Yoh 10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Yoh 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”


Siraman Rohani oleh:
Rm Fredy Jehadin SVD

Saudara-saudari… Injil hari ini mengingatkan kita akan iman dan kepercayaan kita akan Kristus. Apakah kita sungguh mengimani Dia kapan dan dalam situasi apa saja? Injil katakan bahwa orang Yahudi datang dan mengelilingi Yesus dan bertanya kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” Padahal Yesus sudah memperkenalkan diri secara terbuka kepada umum bahwa Ia adalah Putera Allah. Dia sudah mengadakan begitu banyak mujizat, menyembuhkan orang sakit, mengusir setan dari mereka yang kerasukan, memperbanyakan roti, mengubah air menjadi anggur, menghidupkan orang mati. Semua mujizat yang dibuat-Nya adalah bukti kekuatan kuasa Allah yang ada di dalam diri-Nya. Dengan tegas Yesus katakan kepada mereka bahwa pekerjaan – pekerjaan yang Dia lakukan dalam nama Bapa-Nya itulah yang memberi kesaksian tentang Dia.
Apa sesungguhnya yang menjadi penghalang sampai orang Yahudi masih bimbang bahwa Yesus adalah Mesias? Menurut Yesus, alasan mengapa mereka bimbang adalah ketidak kepercayaan mereka pada diri-Nya, bahwa Ia adalah Mesias. Yesus katakan kepada mereka: “Kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.” Mereka punya telinga tetapi tidak mendengar. Mereka punya mata tetapi tidak melihat. Mereka punya hati tetapi tidak merasakan. Mereka punya agama tetapi tidak dihayati dan diamalkan.
Kepercayaan kepada seseorang adalah dasar utama untuk memahami seseorang. Kepercayaan kepada seseorang secara tidak langsung memberi diri kepadanya untuk dikuasai atau dipengaruhi. Kita ingat para toko karismatik. Dengan gayanya mereka meyakinkan banyak orang. Karena kehebatan mereka berbicara banyak orang terinspirasi. Banyak orang dipengaruhinya. Banyak orang percaya, bahwa apa yang dikatakanya adalah benar. Tetapi kalau pada dasarnya orang sudah menolak dan tidak mau percaya akan seseorang, maka apa pun yang dikatakan oleh orang itu, baginya sama sekali tidak punya arti. Orang selalu mencibirkan bibirnya dan tidak mau menerima apa yang dikatakannya. Itulah yang terjadi pada diri orang Yahudi. Mereka pada dasarnya sudah menolak Yesus Kristus dan sama sekali tidak mau percaya kepada-Nya. Walaupun Yesus sudah mengajarkan begitu banyak hal yang menarik dan didukung dengan mujizat-mujizat yang dikerjakan-Nya, tetapi semuanya itu tidak punya dampak positip bagi orang Yahudi. Mereka tetap menganggap Yesus sebagai manusia biasa, anak tukang kayu yang miskin dan sederhana. Bagi mereka Yesus bukanlah Mesias.

Saudara-saudari… Orang Yahudi sesungguhnya bangsa pilihan Tuhan. Tetapi walaupun demikian mereka tidak percaya akan Yesus sebagai Mesias. Bagimana dengan kita? Oleh Permandian kita sudah menjadi anggota umat Allah. Di saat kita dalam keadaan suka dan duka, apakah kita tetap percaya kepada Kristus? Di saat kita digoda oleh Setan, apakah kita tetap mendengar suara Kristus, Tuhan kita?

Marilah saudara-saudari… Dalam situasi apapun, janganlah pernah bimbang dan ragu…percayalah selalu kepada Yesus bahwa Dia adalah Mesias, Kristus Penyelamat kita.
Kita berdoa semoga Tuhan selalu menguatkan iman kita dan membuka mata, telinga dan hati iman kita untuk melihat, mendengar dan meraskan Yesus Kristus dalam hidup kita.
Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita selalu. Amen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s