Menghormati undang-undang dasar negara kita

Sabda Hidup
Rabu, 22 Maret 2017 | Hari biasa Pekan III Prapaskah
warna liturgi Ungu

Bacaan
Ul. 4:1,5-9; Mzm. 147:12-13,15-16,19-20; Mat. 5:17-19. BcO Ibr 4:1-13

Bacaan Injil: Mat. 5:17-19


Mat 5:17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Mat 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Mat 5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Renungan
Setiap negara pasti mempunyai undang-undang dasar. Undang-undang tersebut menjadi acuan dasar semua perundangan yang ada. Orang-orang pun tidak bisa sewenang-wenang mempermainkannya karena menyangkut dasar kehidupan banyak orang dan juga banyak jaman.

Yesus pun sangat menghormati hukum Taurat sebagai undang-undang dasar bangsa Yahudi. Ia datang bukan untuk meniadakannya melainkan untuk menggenapinya. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya” (Mat 5:17). Mereka yang meniadakan akan mendapat hukuman dan yang melakukan akan mendapat berkat.

Kita pun layak menghormati undang-undang dasar negara kita. Kita tidak perlu berusaha meniadakannya, tetapi sungguh-sungguh mewujudkannya demi tercapainya kesejahteraan dan keadilan. Maka layak kalau kita pun turut menjaga keberadaan undang-undang dasar negara kita.

Kontemplasi
Pejamkan matamu. Bayangkan dirimu mempelajari UUD 45.

Refleksi
Mengapa perlu memegang undang-undang dasar dengan teguh?

Doa
Tuhan semoga aku mampu berperan dalam menjaga keberadaan undang-undang dasar negaraku. Bebaskanlah dari orang-orang yang ingin mengubahnya. Amin.

Perutusan
Aku akan turut menjaga undang-undang dasar 45.

-nasp-

Penulis: RD. Noegroho Agoeng

Sumber: http://hma-rekan.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s