BERKAT ITU SELALU DATANG

Menjadi anak ratau sejak SMA bukan lah hal yang mudah. Terlebih lagi aku bukan lah berasal dari keluarga yang kaya. Orang tua-ku hanyalah petani, yang setiap harinya membanting tulang di tengah teriknya matahari dan dinginnya air hujan.

Saat ini aku kuliah di Universitas Diponegoro dan telah memasuki semester 6. Harapanku adalah semoga di tahun 2018 nanti aku akan segera lulus dan mendapatkan pekerjaan yang layak dan memiliki penghasilan sendiri.

Dari awal aku kuliah, ada banyak sekali kendala yang kuhadapi begitupun dengan orang tuaku. Keberangkatanku ke Semarang yang merupakan kota dari Universitas tempat ku belajar, membuat perdebatan di antara kedua orang tuaku. Di satu sisi Ibu-ku tidak mengizinkan aku pergi jauh namun di satu sisi Ayah ku yang memberikan izin untuk aku kuliah di Semarang. Bukan tanpa alasan Ibu ku tidak mengizinkan aku kuliah di semarang, dikarenakan kondisi perekonomian orang tua yang pas-pasan ditambah aku adalah anak bungsu yang sagat dekat dengan orang tua dan juga saudara-saudaraku.

Hidup jauh dari keluarga memang bukanlah hal mudah. Hari-hari kulalui dengn orang-orng baru di Semarang, beradaptasi dengan kebudyaan jawa yang sangat kental dan juga makanan yang sangat berbeda dengan kota asal ku yaitu Medan. Aku merasa bersyukur karena orang-orang  baru yang ada disekitarku  sangat lah humble. Sehingga tidak membuatku merasa kesulitan untuk akrab degan mereka dan aku memiliki banyak teman di kampusku.

Banyak duka yang kurasakan selama ku tinggal di Semarang hingga saat ini. Namun duka itu selalu mengasilkan suka kemudian ketika berdoa meminta petunjuk dari Tuhan untuk memcahkan setiap masalahku. Hingga sampai saat ini meskipun aku hidup dengan sangat berkecukupan di kota yang semuanya serba beli dan mahal, aku merasa bersyukur karena aku masih bisa menikmati hidupku sebagai seorang mahasiswa kebanyakan, dan hidup layak di tempat perantauan.

Memang berkat yang kurasakan sungguh luar biasa, aku jauh dari orang tuaku. Namun, aku memiliki orang-orang yang sangat pengertian dan sayang di sekelilingku. Mereka mampu membuatku tertawa dan bisa mengisi hari-hariku ketika aku tidak bisa bersama orang terdekatku.

Mungkin aku adalah salah satu dari sekian orang yang bahagia karena selalu terberkati dalam setiap perjalanan  hidupku dan  setiap tindakan yang kulakukan.

 

-VAB-

 

Berfoto dengan Ayah dan Ibu (dok. Pribadi)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s