Memilih dengan Hati Damai dan Bebas

Memilih dengan Hati Damai dan Bebas

Sabda Hidup | Jumat, 20 Januari 2017
Fabianus, Sebastianus, Angelo Pauli, Siproams Mikel Tansi
warna liturgi Hijau

Bacaan
Ibr. 8: 6-13; Mzm. 85:8,10-11,13-14; Mrk. 3:13-19. BcO Rm 7:1-13

Bacaan Injil: Mrk. 3:13-19
13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. 14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil 15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. 16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, 17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, 18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, 19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Renungan
Sebentar lagi di beberapa daerah akan memilih para calon pemimpin mereka. Suasana pun makin hari makan ramai. Pergesekan pun seringkali sulit untuk dihindari. Masing-masing calon pun menampilkan keistimewaan mereka. Kita yang akan memilih sering mengalami kesulitan untuk menjatuhkan pilihan kita.

Yesus memilih dua belas orang menjadi rasul-Nya. Pilihan ini tentu tidak mudah juga. Ada banyak pribadi yang bisa Dia jadikan rasul-Nya. Maka Yesus pun tidak mau main-main. Ia mengambil waktu khusus untuk berdoa sebelum menjatuhkan pilihan-Nya. Yesus pun berdoa semalam-malaman.

Memilih kepala daerah kiranya bisa kita pandang sebagai tugas perutusan kita. Pilihan kita sekarang ini akan berpengaruh pada kehidupan 5 tahun ke depan. Kita perlu mempertimbangkan sungguh-sungguh sebelum menjatuhkan pilihan kita. Rasanya kita pun perlu berdoa terlebih dahulu sebelum memilih. Kiranya tidak layak juga kalau kita mengorbankan pilihan kita karena uang 50rb atau 100rb atau juga oleh buaian janji yang sulit terealisasi. Pilihlah dengan hati damai dan bebas demi masa depanmu.

Kontemplasi
Bayangkan Yesus lagi berdoa untuk memilih rasul. Bandingkan dg dirimu ketika harus memilih.

Refleksi
Apa yang menjadi peganganmu ketika memilih pemimpin?

Doa
Tuhan teguhkanlah hatiku untuk bisa memilih pemimpin dengan baik. Semoga aku tidak gampang goyah dengan aneka bujukan dan rayuan yang membuai sesaat. Amin

Perutusan
Aku akan menggunakan hak pilihanku dengan bijaksana sesuai dengan hati nuraniku.

-nasp-

Sumber Gambar : missionarymcbrides.blogspot.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s