Muerte: Iblis yang Bersalin Rupa sebagai Santa

Muerte: Iblis yang Bersalin Rupa sebagai Santa

Mendapati gelar ‘Santa’, tentu terlintas sosok yang kudus dan penuh kasih. Namun, Santa Muerte tak sedikitpun menampilkan citra tersebut, bahkan dari penafisiran namanya sebagai Santa Kematian sudah sangat jelas berbeda.

Figur yang diilustrasikan dengan tengkorak wanita tersebut telah populer di menjadi pusat devosi di Meksiko, Amerika Tengah; dan juga beberapa daerah di Amerika Serikat.

Gereja Roma Katolik tidak mengakui Muerte sebagai salah satu santa yang kudus. Bahkan, Vatikan mengutuk tindak devosi kepada sosok dengan patung bercadar mirip Bunda Maria. Meskipun demikian, pemujaan atas Santa Muerte semakin digemari di kalangan pelaku kriminal, kartel narkoba dan masyarakat pinggiran. Ini dikarenakan lingkungan dan budaya iman Katolik yang tidak mengetahui atau tak menghiraukan seruan Gereja tentang Muerte.

“Bukan kebiasaan Vatikan mengutuk pemujaan sosok santa di kalangan masyarakat setempat,” ujar Andrew Chesnut, pengkaji pemujaan terhadap Santa Muerte selama delapan tahun ini, kepada CNA. Chesnut juga telah menulis buku “Devoted to Death: Santa Muerte, the Skeleton Saint“.

“Santa Muerte pada dasarnya wujud spiritualitas terhadap setan,” ujar Chesnut yang memperkirakan pemujaan terhadap sosok tengkorak ini berkembang pesat di Amerika dalam kurun waktu 10-15 tahun. “Sebelum tahun 2001, dia tidak begitu dikenal di antara 99 persen orang Meksiko. Kini, saya perkirakan ada 10 hingga 12 juta pemujanya, yang kebanyakan di Meksiko, namun juga ada banyak di Amerika Serikat dan Amerika Tengah,” katanya.

 

Akar Sejarah

Santa Muerte berkaitan erat dengan masa penjajahan Spanyol di Meksiko. Rezim penjajah beragama Katolik, tampaknya menyebarkan ajaran tentang sosok Malaikat Maut wanita kepada suku asli Meksiko saat itu.

Namun suku Maya dan Aztec telah memiliki dewa kematiannya sendiri, sehingga patung tengkorak wanita tersebut diadopsi sebagai tambahan malaikat mautnya.

Dalam dokumen Pengadilan Gereja Katolik Spanyol, didapati bahwa pihaknya telah menghancurkan kuil khusus pemujuaan Santa Muerte di kota Meksiko Pusat. Setelah lenyap beberapa masa dalam sejarah, sosok tersebut perlahan muncul kembali pada era 1940-an.

“Dari masa 1940-an hingga 1980-an, peneliti secara khusus melaporkan bahwa Santa Muerte dipandang sebagai santa magis cinta,” kata Chesnut, seperti bagi para wanita yang menginginkan agar suami mereka yang berselingkuh kembali ke pelukan mereka. Setelah beberapa dekade, perang narkoba memunculkan sosok Muerte kembali.

Daya tarik pemujaan terhadap Santa Muerte adalah diandalkan sebagai pelindung permohonan yang tidak baik.

“Jika seseorang berbuat pelanggaran hukum dan ingin dilindungi, tentu dia merasa canggung memohon perlindungan tersebut dari Allah,” Pastor Andres Guiterrez, Pastor di Paroki St. Helena di Rio Hondo, Texas menjelaskan.

“Mereka bersedia menerima tumbal sebagai balasan perlindungan dari Santa Muerte.”

 

Mengapa Tak Termasuk Orang Kudus

Daya tarik Muerte mengandung sisi yang berbahaya, kata Pastor Guiterrez. “Dia (Muerte) adalah salin rupa iblis dengan nama yang berbeda,” katanya. “Itulah kenyataannya.”

Karena popularitasnya semakin menanjak di Amerika Serikat, Pastor Guiterrez berharap Uskup-uskup dan para pimpinan Gereja Katolik di negara tersebut lebih memperhatikan dampak berbahaya dari devosi Santa Muerte, dan mulai secara keras melarang praktik tersebut.

Eksorsis terlatih Vatikan di Keuskupan San Jose, Pastor Gary Thomas, kepada CNA mengatakan, bahwa dirinya juga berdoa dengan orang-orang bermasalah yang terikat dengan kuasa jahat setelah berdoa atas nama Santa Muerte.

“Saya mendapati sejumlah orang yang datang kepada saya karena bermasalah setelah pernah mempraktikkan (devosi kepada Muerte), dan mendapati diri mereka terikat dengan kuasa iblis,” katanya.

Pastor Thomas menjelaskan penghormatan kepada malaikat maut adalah perbuatan jahat dalam keyakinan Kristen terhadap Yesus, yang telah memberi manusia kehidupan abadi. “Santa Kematian adalah oksimoron (kontradiksi). Allah adalah Allah yang hidup, bukan kematian.”

 

Sumber: http://www.catholicnewsagency.com/news/have-you-heard-of-saint-death-dont-pray-to-her-38884/

Source: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0b/Santa-muerte-nlaredo2.jpg
Source: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0b/Santa-muerte-nlaredo2.jpg
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s