Iman Kuat di atas Dasar Kokoh

Sabtu, 10 September 2016 | Hari Biasa

Iman Kuat di atas Dasar Kokoh

Renungan-Katolik.com – Semasa usia remaja, saya merasakan waktu bergaul dengan teman sebaya sungguh menyenangkan. Terlebih jika kami memiliki pemikiran dan minat yang sama. Karena itu nasihat dan aturan dari orangtua seolah mengekang kehidupan saya.

Menurut saya, hal yang menyenangkan dan penting adalah berkumpul dengan teman-teman. Bukan mendengarkan dan mematuhi ajaran orangtua melulu, apalagi yang bersumber dari Alkitab (Allah). Agar tak dikhotbahi, saya memilih pura-pura mendengarkan orangtua.

Seiring bertambah usia hingga kini, saya menyadari bahwa begitu banyak kegagalan dan terbuangnya peluang karena mengabaikan ajaran orangtua. Tentu saja ada penyesalan. Namun, saya mendapati dalam Alkitab bahwa Allah selalu mencari ‘domba-Nya’ yang hilang.

Kerap terbersit dalam hati, apakah setiap manusia harus ‘terjatuh’dahulu supaya dapat mengetahui jalan menuju kepada Allah Bapa? Atau pun memahami penebusan yang dilakukan Allah Putra melalui penderitaan salib?

Saya tak menemukan jawaban sendiri. Tetapi, benar adanya sabda Yesus bahwasanya iman yang kuat bagaikan rumah yang dibangun di atas dasar yang kokoh. Jika tidak, iman dan pribadinya akan selalu goyah dihempas pencobaan dan tantangan.

Puji Tuhan. Amin

 

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: 1Kor. 10:14-22a

Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!

Aku berbicara kepadamu sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!

Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?

Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.

Perhatikanlah bangsa Israel menurut daging: bukankah mereka yang makan apa yang dipersembahkan mendapat bagian dalam pelayanan mezbah?

Apakah yang kumaksudkan dengan perkataan itu? Bahwa persembahan berhala adalah sesuatu? Atau bahwa berhala adalah sesuatu?

Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah, bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat.

Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mendapat bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat.

Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?

 

Mazmur:  Mzm. 116:12-13,17-18

 

Bacaan Injil:  Luk. 6:43-49

“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.

Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.

Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

“Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?

Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya?Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan?, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.”

 

Pustaka: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber foto: www.egrc.net
Sumber foto: http://www.egrc.net
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s