Nasihat untuk Rendah Hati

Minggu, 28 Agustus 2016 | Hari Minggu Biasa XXII, St. Agustinus

Nasihat untuk Rendah Hati

Renungan-Katolik.com – Selamat hari Minggu, Sahabat RenKat! Semoga ibadah pada hari istimewa ini menuai buah roh dalam pribadi maupun keluarga.

Dalam renungan hari ini, Yesus mewariskan nasihat guna menjaga kehormatan kita. Yakni, menjadi pribadi rendah hati. Nasihat ini mengingatkan saya pada akar tumbuhan yang tak tampak. Padahal sebenarnya, bagian terpendam ini sungguh kuat dan penopang hidup setiap tanaman.

Akar, dalam kehadirannya, ialah memberi tanpa meminta. Melindungi tanpa melukai. Dan menghidupi tanpa bersungut. Karakter tersebut digambarkan secara lugas pula dalam sabda Yesus, hari ini: ”

Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”

Puji Tuhan. Semoga kita semua beroleh berkat rahmat-Nya selalu. Amin.

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: Sir. 3:17-18,20,28-29

Lakukanlah pekerjaanmu dengan sopan, ya anakku, maka engkau akan lebih disayangi dari pada orang yang ramah-tamah.

Makin besar engkau, makin patut kaurendahkan dirimu, supaya kaudapat karunia di hadapan Tuhan.

Sebab besarlah kekuasaan Tuhan, dan oleh yang hina-dina la dihormati.

Kemalangan tidak menyembuhkan orang sombong, sebab tumbuhan keburukan berakar di dalam dirinya.

Hati yang arif merenungkan amsal, dan telinga pendengar merupakan idaman orang bijak.

 

Mazmur:  Mzm. 68:4-5ac,6-7ab,10-11

 

Bacaan II:  Ibr. 12:18-19,22-24a

Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai, kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka,

Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

 

Bacaan Injil:  Luk. 14:1,7-14

Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama.

Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:

“Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah.

Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain.

Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: “Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.

Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”

 

Pustaka: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016 

Sumber foto: jesusthealmighty.wordpress.com
Sumber foto: jesusthealmighty.wordpress.com
Advertisements

One thought on “Nasihat untuk Rendah Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s