Apakah Saya Masih Seperti Ahli Taurat, Orang Farisi?

Senin, 22 Agustus 2016 | Peringatan wajib SP Maria, Ratu

Apakah Saya Masih Seperti Ahli Taurat, Orang Farisi?

Renungan-Katolik.com – Tatkala menuliskan renungan menurut pembacaan hari ini, saya lama terpekur dalam hening. Sebab hati bertanya, adakah kecaman Yesus dalam bacaan hari ini, sesungguhnya juga dialamatkan pada diri saya sendiri? Yakni, kemunafikan iman.

Menuliskan renugan harian dalam blog ini, sejatinya guna mendesak diri saya sendiri untuk membaca Alkitab setiap hari. Guna menyelami kembali nubuat serta janji keselamatan dari Allah pada manusia, termasuk bagi saya sendiri.

Benar kiranya kritik Yesus pada para Ahli Taurat, Orang Farisi, (dan kini) bagi diri saya sendiri. Meskipun baik adanya membaca dan memahami ajaran Allah dalam Alkitab, tentu akan ‘berbuah’ bila dibarengi perbuatan dan iman yang terus bertumbuh.

Saya meyakini Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus tiada letih mengampuni sebab Maha Kerahiman-Nya. Tetapi pengampunan akan tercurah bila hati saya sendiri secara sadar memohon pada-Nya. Dari tahap inilah kita dituntut oleh Sang Pencipta kita agar selalu ‘menengadah’ dan menjalankan ajaran-Nya.

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: 2Tes. 1:1-5,11b-12

Dari Paulus, Silwanus dan Timotius, kepada jemaat orang-orang Tesalonika di dalam Allah Bapa kita dan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu,

sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan penindasan yang kamu derita:

suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu.

Karena itu kami senantiasa berdoa juga untuk kamu, supaya Allah kita menganggap kamu layak bagi panggilan-Nya dan dengan kekuatan-Nya menyempurnakan kehendakmu untuk berbuat baik dan menyempurnakan segala pekerjaan imanmu, sehingga nama Yesus, Tuhan kita, dimuliakan di dalam kamu dan kamu di dalam Dia, menurut kasih karunia Allah kita dan Tuhan Yesus Kristus.

 

Mazmur:  Mzm. 96:1-2a,2b-3,4-5

 

Bacaan Injil:  Mat. 23:13-22

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.

(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.

Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.

Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?

Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.

Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu?

Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.

Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ.

Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.

 

Pustaka : ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

http://blogs.ancientfaith.com/
http://blogs.ancientfaith.com/
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s