Kewajiban pada Dunia dan Allah

Rabu, 17 Agustus 2016 | HARI RAYA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Kewajiban pada Dunia dan Allah

Renungan-Katolik.com – Renungan pagi ini, Yesus memberi pengajaran tentang keadilan, yaitu dengan memberikan apa yang menjadi hak kaisar atau orang lain sesuai dengan hak mereka, serta memberi kepada Tuhan apa yang menjadi kewajiban terhadap-Nya.

Prinsip ini juga memberikan gambaran bahwa tidak ada pertentangan antara ketaatan kepada otoritas dan ketaatan kepada Tuhan. Sebab prinsipnya dalam ketaatan kepada Tuhan adalah lebih utama dibandingkan dengan segalanya, karena Tuhan telah menciptakan manusia sebagai gambaran Allah, maka peraturan yang baik – yang dibuat sesuai dengan akal budi – tidak bertentangan dengan peraturan yang diberikan oleh Allah sendiri.

Dengan kata lain, hukum Ilahi tidaklah bertentangan dengan hukum kodrati, sebaliknya yang Ilahi menyempurnakan yang kodrati.

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: Sir. 10:1-8

Pemerintah yang bijak Avf mempertahankan ketertiban pada rakyatnya, dan pemerintahan orang arif adalah teratur.

Seperti penguasa bangsa demikianpun para pegawainya, dan seperti pemerintah kota demikian pula semua penduduknya.

Raja yang tidak terdidik membinasakan rakyatnya, tetapi sebuah kota sejahtera berkat kearifan para pembesarnya.

Di dalam tangan Tuhan terletak kuasa atas bumi, an pada waktunya la mengangkat orang yang serasi atasnya.

Di dalam tangan Tiihanlah terletak kemujuran seorang manusia, dan kepada para pejabat dikaruniakan oleh-Nya martabatnya.

Hendaklah engkau tidak pernah menaruh benci kepada sesamamu apapun juga kesalahannya, dan jangan berbuat apa-apa terpengaruh oleh nafsu.

Kecongkakan dibenci oleh Tuhan maupun oleh manusia, dan bagi kedua-duanya kelaliman adalah salah.

Pemerintahan beralih dari bangsa yang satu kepada bangsa yang lain akibat kelaliman, kekerasan dan uang.

 

Mazmur:  Mzm. 101:1a,2ac, 3a,6-7

 

Bacaan II: 1Ptr. 2:13-17

Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.

Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.

Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.

Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!

 

Bacaan Injil:  Mat. 22:15-21

Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.

Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.

Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”

Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: “Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?

Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu.” Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.

Maka Ia bertanya kepada mereka: “Gambar dan tulisan siapakah ini?”

Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

 

Pustaka: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

https://gracedyer.org/wp-content/uploads/2014/11/19246_6077_1_lg.jpg
https://gracedyer.org/wp-content/uploads/2014/11/19246_6077_1_lg.jpg
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s