Meyakini Allah Sumber ‘Kebangkitan dan Hidup’

Jumat, 29 Juli 2016 | Peringatan Wajib St. Marta

Meyakini Allah Sumber ‘Kebangkitan dan Hidup’

Renungan-Katolik.com – Meskipun sudah sering pergi menumpang bus umum, Ibu tidak lupa berdoa singkat dalam batin. Saya pernah mempertanyakan kebiasaannya ini, bukankah supir yang menentukan perjalanan kami?

Ibu menepis pertanyaan saya,” Tidak, anakku. Keselamatan kita ada di tangan Tuhan. Meskipun, nantinya bus ini mendapat kecelakaan kecil, Ibu yakin ada rencana Tuhan di dalamnya.” Saya bahagia, keyakinan dan kebiasaan tersebut juga ada pada Istri saya.

Dalam renungan pagi ini, kita membaca tentang duka di hati Marta dan keluarga sebab saudara mereka, Lazarus, meninggal dunia. Saat Yesus datang ke rumahnya, Marta lekas memohon belas kasih-Nya agar Lazarus hidup kembali.

Yesus sendiri menyampaikan sabda-Nya: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?

Lalu Marta menjawab: “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.

Keyakinan kepada Tuhan, mirip kacamata yang kita kenakan. Bagaimana kita memandang sabda-Nya dalam Alkitab yang kita baca setiap waktu? Percayakah kita pada Allah yang menentukan kebangkitan dan hidup? Mengapa tidak.

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: Yer. 26:1-9

Pada permulaan pemerintahan Yoyakim, anak Yosia raja Yehuda, datanglah firman ini dari TUHAN, bunyinya:

Beginilah firman TUHAN: “Berdirilah di pelataran rumah TUHAN dan katakanlah kepada penduduk segala kota Yehuda, yang datang untuk sujud di rumah TUHAN, segala firman yang Kuperintahkan untuk kaukatakan kepada mereka. Janganlah kaukurangi sepatah katapun!

Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuata mereka yang jahat.

Jadi katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN: Jika kamu tidak mau mendengarkan Aku, tidak mau mengikuti Taurat-Ku yang telah Kubentangkan di hadapanmu, dan tidak mau mendengarkan perkataan hamba-hamba-Ku, para nabi, yang terus-menerus Kuutus kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkan? maka Aku akan membuat rumah ini sama seperti Silo, dan kota ini menjadi kutuk bagi segala bangsa di bumi.”

Para imam, para nabi dan seluruh rakyat mendengar Yeremia mengucapkan perkataan-perkataan itu dalam rumah TUHAN.

Lalu sesudah Yeremia selesai mengatakan segala apa yang diperintahkan TUHAN untuk dikatakan kepada seluruh rakyat itu, maka para imam, para nabi dan seluruh rakyat itu menangkap dia serta berkata: “Engkau harus mati!

Mengapa engkau bernubuat demi nama TUHAN dengan berkata: Rumah ini akan sama seperti Silo, dan kota ini akan menjadi reruntuhan, sehingga tidak ada lagi penduduknya?” Dan seluruh rakyat berkumpul mengerumuni Yeremia di rumah TUHAN.

 

Mazmur: Mzm. 69:5,8-10,14

 

Bacaan Injil:  Yoh. 11:19-27

Di situ banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya.

Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah.

Maka kata Marta kepada Yesus: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.

Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya.”

Kata Yesus kepada Marta: “Saudaramu akan bangkit.”

Kata Marta kepada-Nya: “Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman.”

Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”

Jawab Marta: “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.”

 Pustaka: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber gambar: Wikipedia.com
Sumber gambar: Wikipedia.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s