Menerima Kasih Pengajaran-Nya

Selasa, 26 Juli 2016 | Perayaan wajib St. Yoakim dan Anna

Menerima Kasih Pengajaran-Nya

Renungan-Katolik.com – Saat berusia remaja, saya merasakan persahabatan dengan teman sebaya lebih menyenangkan daripada bersama keluarga di rumah. Pemikiran ini bertahan lama dalam diri saya hingga mendekati usia 30-an.

Saya menyadari bahwa di masa tak acuh bersama keluarga, pada akhirnya saya kembali pulang ke rumah setiap kali ada sedih karena kegagalan ataupun cekcok dengan teman di luar. Baik Ayah maupun Ibu saya. Dari keduanya saya menyerap pengetahuan hidup yang tak pernah usai.

Dalam benak saya, kasih orangtua yang tiada letih menerima dan mengasuh anaknya juga ada pada sosok St. Yoakim dan Anna, orangtua dari SP Maria. Pribadi pengasih dan takut akan Allah merupakan binaan yang terus-menerus dicurahkan kepada SP Maria.

Serupa dengan pengajaran Allah yang selalu diabaikan manusia, sejak zaman Adam dan Hawa. Namun, Allah sendiri tiada berkesudahan kerahiman-Nya bagi kita. Layaknya orangtua yang selalu bersukacita menyambut kita, anak-anak-Nya, yang pernah ‘hilang’ dan jauh. Pada akhirnya kita pun pulang ke rumah-Nya jua.

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: Sir. 44:1,10-15

Dan sekarang kami hendak memuji orang-orang termasyhur, para nenek moyang kita menurut urut-urutannya.

Tetapi yang berikut ini adalah orang kesayangan, yang kebajikannya tidak sampai terlupa; semuanya tetap tinggal pada keturunannya sebagai warisan baik yang berasal dari mereka.

Keturunannya tetap setia kepada perjanjian-perjanjian, dan anak-anak merekapun demikian pula keadaannya.

Keturunan mereka akan tetap tinggal untuk selama-lamanya, dan kemuliaannya tidak akan dihapus.

Dengan tenteram jenazah mereka ditanamkan, dan nama mereka hidup terus turun-temurun.

Bangsa-bangsa bercerita tentang kebijaksanaannya, dan pujian mereka diwartakan jemaah.

 

Mazmur:  Mzm. 132:11,13-14,17-18

 

Bacaan Injil :  Mat. 13:16-17

Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.

Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

 

Pustaka: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

 

Sumber foto: http://www.smiley.com/
Sumber foto: http://www.smiley.com/
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s