Pokemon vs Pake Iman

Jumat, 22 Juli 2016 | Peringatan Wajib St. Maria Magdalena

Pokemon vs Pake Iman

Renungan-Katolik.com – Meski baru seumur jagung dirilis ke dunia, permainan digital ‘Pokemon Go‘ menyedot perhatian banyak insan. Para gamer (pengguna game) tersebut rela menempuh perjalanan jauh memburu ‘monster’ sebagai cikal karakter yang akan dimainkan dalam game ini. Perburuan ini tentu diganjar waktu, biaya serta tenaga para gamer tersebut. Sehingga wajar bila banyak dari mereka menuangkan emosi (senang maupun kesal) ke media sosial berkenaan dengan permainan yang terinspirasi dari film serial ‘Pokemon’ ini.

Satu hal yang luput dari insan gamer ialah Pokemon Go merupakan industri hiburan yang tidak hanya melibatkan programmer komputer handal. Namun, ada banyak ahli psikolog (kejiwaan) dan pemasaran yang paham betul agar konsumen sulit menghindari asyiknya permainan tersebut. Saya bahkan pernah geli sendiri, menyaksikan satu saudara yang tak bisa tidur karena permainan Poker di Facebook (yang kala itu sungguh populer).

Sahabat RK, renungan pagi ini merangkul kita untuk mengenal dan mencari dengan sungguh siapakah penyelenggara untuk kehidupan iman yang baru. Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus menandaskan: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Maria Magdalena, tanpa menghiraukan waktu, pergi kembali ke kubur Yesus. Perjuangannya mendapat ganjaran setimpal, ketika mendapati Yesus telah bangkit. Apakah berhenti di tahap itu saja? Yesus melanjutkan bersabda: “tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.

Sabda itu sendiri telah diwariskan kepada kita, sehingga pewartaan belum lah usai. Telah saatnya bagi kita menemukan kehidupan kekal, bukan lagi khayalan di layar-layar gawai.

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I : 2Kor. 5:14-17

Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.

Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

 

Mazmur : Mzm. 63:2,3-4,5-6,8-9

 

Bacaan Injil :  Yoh. 20:1,11-18

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.

Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.”

Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.

Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.”

Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru.

Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”

Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

 

Pustaka : ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber foto: bestofpicture.com
Sumber foto: bestofpicture.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s