Kita Ada Bukan Karena Kebetulan

Sabtu, 16 Juli 2016 | SP Maria dr Gunung Karmel

Kita Ada Bukan Karena Kebetulan

Renungan-Katolik.com – Kelahiran kita ke dunia bukanlah seperti bermain dadu. Kita lahir bukan karena suatu kebetulan. Kita bukanlah kesalahan atau kesialan. Mungkin ada kelahiran yag tidak direncanakan dan tidak diharapkan. Tetapi Allah merencanakannya. Allah tidak pernah terkejut sama sekali dengan itu semua. Karena Allah mengijinkan itu terjadi, karena Dia ada rencana untuk kemuliaan-Nya atas kejadian itu.

Namun Allah tidak menyukai perbuatan orang tua yang melahirkan di luar pernikahan kudus. Namun jika orang tua tersebut berbalik dan bertobat sunggu – sungguh, maka Allah adalah Allah yang setia dan kasih. Dia menghukum kita agar kita berbalik kepada-Nya. Seperti yang dikatakan di dalam kitab suci hari ini, “buluh yang terkulai tidak akan dipatahkan-Nya, sumbu yang padam tidak akan di padamkan-Nya (Matius 12:20). Tuhan memanggil kita untuk bertobat.

 

Bahan Permenungan:

Bacaan I: Mi. 2:1-5

Celakalah orang-orang yang merancang kedurjanaan dan yang merencanakan kejahatan di tempat tidurnya; yang melakukannya di waktu fajar, sebab hal itu ada dalam kekuasaannya; yang apabila menginginkan ladang-ladang, mereka merampasnya, dan rumah-rumah, mereka menyerobotnya; yang menindas orang dengan rumahnya, manusia dengan milik pusakanya!

Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku merancang malapetaka terhadap kaum ini, dan kamu tidak dapat menghindarkan lehermu dari padanya; kamu tidak dapat lagi berjalan angkuh, sebab waktu itu adalah waktu yang mencelakakan.

Pada hari itu orang akan melontarkan sindiran tentang kamu dan akan memperdengarkan suatu ratapan dan akan berkata: “Kita telah dihancurluluhkan! Bagian warisan bangsaku telah diukur dengan tali, dan tidak ada orang yang mengembalikannya, ladang-ladang kita dibagikan kepada orang-orang yang menawan kita.”

Sebab itu tidak akan ada bagimu orang yang melontarkan tali dengan undian di dalam jemaah TUHAN.

 

Mazmur: Mzm. 10:1-2,3-4,7-8,14

 

Bacaan Injil: Mat. 12:14-21

Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.

Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.

Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:

“Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.

Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.

Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.”

Pustaka: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber gambar: juliescalltoprayer.files.wordpress.com
Sumber gambar: juliescalltoprayer.files.wordpress.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s