Mewartakan Injil Penuh Sukacita

Minggu, 2 Juli 2016 | Hari Minggu Biasa XIV

Mewartakan Injil Penuh Sukacita

Renungan-Katolik.com – Alkisah di satu perkampungan Indian di Amerika, seorang pemuda tengah menderita sakit malaria. Karena merasa haus, dia lalu menuju sungai dekat rumahnya. Tatkala meneguk air sungai, sang pemuda merasakan demam yang dideritanya berangsur enteng. Setelah beberapa hari meminum air sungai, akhirnya penyakit malarianya pun sembuh.

Ketika menyelidik bersama sejawatnya, mereka menjadi tahu bahwa zat penyembuh berasal dari batang-batang pohon kina yang hanyut di sungai itu. Pengetahuan yang disaksikan dan dialami langsung oleh pemuda Indian itu lalu menyebar ke seluruh dunia.

Sahabat RK, kisah kesaksian obat Kina oleh pemuda Indian tersebut memiliki semangat sukacita senada dengan 70 murid yang diutus oleh Yesus. Dalam renungan pagi ini, kita mendapati para murid berbahagia dalam pewartaan Injil. Satu diantaranya karena kebahagiaan memiliki kuasa mengusir roh jahat.  “Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.””

Bersaksi untuk kebenaran yang baik bagi banyak insan tentu melahirkan rasa bahagia nan tulus. Terlebih bila kesaksian yang benar itu adalah demi Sang Pencipta kita. Namun, Yesus menandaskan bahwa ada ‘upah’ yang lebih besar dari kebahagiaan itu sendiri “Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”

Kita adalah sahabat dan murid Yesus bila menerima dengan tulus tugas perutusan dari-Nya. Siapkah kita?

 

Orang Kristen, melalui iman, memiliki di dalam diri kita Roh Kudus, yang memungkinkan kita melihat dan mendengar kebenaran tentang Yesus, yang mati untuk dosa-dosa kita dan telah bangkit.

~ Paus Fransiskus

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I : Yes. 66:10-14

Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas.

Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan.

Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem.

Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya.

 

Mazmur : Mzm. 66:1-3a,4-5,6-7a,16,20

 

Bacaan II :  Gal. 6:14-18

Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya.

Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah.

Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus.

Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin.

 

Bacaan Injil :  Luk. 10:1-12,17-20

Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.

Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.

Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.

Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.

Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.

Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.

Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah: Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.

Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.”

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.”

 

Sumber tambahan : ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber foto: saumcm.org
Sumber foto: saumcm.org
Advertisements

6 thoughts on “Mewartakan Injil Penuh Sukacita

  1. I leave a response each time I especially enjoy a post on a site or if I have something to contribute to the conversation. It¡¯s a result of the sincerness displayed in the article I looked at. And after this article Queen Of Charms |. I was excited enough to drop a thought 😉 I actually do have a couple of questions for you if it¡¯s allright. Could it be only me or does it give the impression like some of the responses come across like coming from brain dead visitors? And, if you are posting on other online sites, I¡¯d like to follow anything fresh you have to post. Would you list every one of all your communal pages like your Facebook page, twitter feed, or linkedin profile?

    Like

    1. I’ve come across that right now, more and more people are being attracted to cameras and the discipline of picture taking. However, being a photographer, you should first invest so much time frame deciding the exact model of dslr camera to buy plus moving store to store just so you may buy the most economical camera of the trademark you have decided to select. But it would not end at this time there. You also have take into consideration whether you should buy a digital dslr camera extended warranty. Thanks a bunch for the good tips I accumulated from your blog.

      Like

  2. Pretty element of content. I just stumbled upon your site and in accession capital to assert that I acquire actually enjoyed account your weblog posts. Anyway I will be subscribing on your feeds or even I success you get right of entry to consistently fast.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s