Siapakah Aku Ini?

Rabu, 29 Juni 2016 | HARI RAYA St. PETRUS & PAULUS

Siapakah Aku Ini?

Renungan-Katolik.com – Kali pertama mendengar kisah teguhnya iman Jemaat perdana, saya sungguh kagum. Walaupun dianiaya, dibakar dan dipancung oleh rezim kejam Nero tidak dapat menyurutkan gelombang pewartaan kabar gembira di Roma. Satu sosok yang kita kenal dalam pewartaan ini ialah St. Petrus, salah seorang rasul/ murid Yesus.

Renungan pagi dari sabda Allah menyuguhkan kisah perbincangan antara Yesus dengan murid-murid-Nya. Dimana Yesus bertanya pada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”. Kemudian dijawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”

Jawaban lugas Simon tersebut menunjukkan seberapa mendalam dia mengenal Tuhan. Namun, sesungguhnya pengenalan tersebut ialah karunia dari Allah Bapa juga. Sebagaimana disingkap oleh Yesus: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.”

Semangat dan karunia mengenal Yesus sebagai Mesias menjadikan St. Petrus dan para Jemaat perdana sebagai landasan berdirinya Gereja hingga kini. Sebagai anak-anak Allah adalah mustahil mengenal Yesus sebagai Mesias bila bertumpu pada akal, budi dan fikiran saja.

Apakah kita merasa telah cukup mengenal Allah melalui sabda-Nya yang kita baca di Alkitab hari ini? Tentu saja kita sudah selayaknya menyambut belas kasih pengenalan dari Allah tersebut. Kita tidak akan mengenal-Nya bila relung hati kita masih tertutup. Enggan. Pertanyaannya, maukah kita membuka pintu hati kita?

“Memohonlah kepada Yesus untuk membuat saya tidak bisa menolak apa pun permintaan-Nya, sekecil apa pun. Saya [rasanya] lebih baik mati.”

~ Bunda Teresa

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: Kis. 12:1-11

Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.

Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.

Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.

Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.

Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.

Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu.

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.

Lalu kata malaikat itu kepadanya: “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!”

Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan.

Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.

Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: “Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

 

Mazmur:  Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9

 

Bacaan II:  2Tim. 4:6-8,17-18

Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.

Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

 

Bacaan Injil:  Mat. 16:13-19

Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?”

Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.”

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”

Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!”

Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

Sumber tambahan: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber foto: www.meaningfulhope.com
Sumber foto: http://www.meaningfulhope.com
Advertisements

One thought on “Siapakah Aku Ini?

  1. I see you don’t monetize your blog, i’v got idea how to earn some extra money
    using one simple method, just search in google for: money making ideas
    by Loocijano

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s