Memilih Hidup Kekal

Senin, 27 Juni 2016 | Sirillus dr Aleksandria

Memilih Hidup Kekal

Renungan-Katolik.com – Nama Dale Carnegie menjadi mashyur melalui bukunya “How to Win Friends and Influence People”. Saya ingat dulu membeli buku bekasnya (dengan warna cover hijau) di toko loak Titi Gantung – Medan.

Satu motivasi yang selalu terkenang ialah kisah seorang pengusaha yang diwawancara oleh Dale Carnegie. Dia mengisahkan, sang pengusaha pernah divonis oleh dokter bakal segera meninggal. “Tim medis mengatakan borok usus dan lambung saya yang menjadi penyebabnya,” ujar si pengusaha itu.

Pria pengusaha tersebut lalu tercenung dan memikirkan dua pilihan, menjalani kehidupan di rumah sakit agar dapat hidup lebih lama. Atau menikmati hidupnya yang tak lama dijemput malaikat maut. Ia pun memilih opsi yang kedua. Tanpa memikirkan berapa banyak uang ludes (yang selama ini menjadi kekhawatiran dalam hidupnya), dia lalu berkeliling dunia dengan satu kapal besar sewaan. Tak lupa si pengusaha pun membawa serta satu peti mayat, bila saja ajalnya tiba di tengah lautan.

Hasil dari perjalanan tersebut sungguh ajaib. Bukannya meninggal, si pengusaha itu malah pulih dari penyakit parahnya. Ternyata kebahagiaan telah menjadi obat mujarab baginya. “Hebatnya aku malah makan dan minum yang seharusnya membuatku lekas ke liang kubur,” katanya.

Renungan pagi ini, seyogyanya pengulangan nilai seruan Yesus bagi untuk mengikut jalan-Nya. Dua kali seruan ini menandakan betapa bermakna panggilan-Nya tersebut. Sebagaimana kerap kita kutip sabda-Nya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yoh 14:6).

Kita mendapat ilham, kisah pengusaha di atas mengandalkan kebahagiaan untuk membuatnya sembuh dan hidup. Maka kebahagiaan untuk mengikuti jalan Tuhan, tidak hanya kesembuhan namun juga rahmat hidup kekal bersama Allah Bapa.

 

“Tuhan tidak memanggil saya untuk SUKSES. Ia memanggil saya agar PERCAYA.”

~ Bunda Teresa

 

Sumber Permenungan:

 

Bacaan I : Am. 2:6-10,13-16

Beginilah firman TUHAN: “Karena tiga perbuatan jahat Israel, bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku: Oleh karena mereka menjual orang benar karena uang dan orang miskin karena sepasang kasut; mereka menginjak-injak kepala orang lemah ke dalam debu dan membelokkan jalan orang sengsara; anak dan ayah pergi menjamah seorang perempuan muda, sehingga melanggar kekudusan nama-Ku; mereka merebahkan diri di samping setiap mezbah di atas pakaian gadaian orang, dan minum anggur orang-orang yang kena denda di rumah Allah mereka.

Padahal Akulah yang memunahkan dari depan mereka, orang Amori, yang tingginya seperti tinggi pohon aras dan yang kuat seperti pohon tarbantin; Aku telah memunahkan buahnya dari atas dan akarnya dari bawah.

Padahal Akulah yang menuntun kamu keluar dari tanah Mesir dan memimpin kamu empat puluh tahun lamanya di padang gurun, supaya kamu menduduki negeri orang Amori;

Sesungguhnya, Aku akan mengguncangkan tempat kamu berpijak seperti goncangan kereta yang sarat dengan berkas gandum.

Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri, orang kuat tidak dapat menggunakan kekuatannya, dan pahlawan tidak dapat melarikan diri.

Pemegang panah tidak dapat bertahan, orang yang cepat kaki tidak akan terluput dan penunggang kuda tidak dapat meluputkan diri.

Juga orang yang berhati berani di antara para pahlawan akan melarikan diri dengan telanjang pada hari itu,” demikianlah firman TUHAN.

 

Mazmur:  Mzm. 50:16bc-17,18-19,20-21,22-23

 

Bacaan Injil:  Mat. 8:18-22

Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.

Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.”

Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.”

Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”

Sumber tambahan: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber gambar: testimoniesofhisgoodness.wordpress.com
Sumber gambar: testimoniesofhisgoodness.wordpress.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s