Memilih Tidak Percaya = Kematian?

21 Juni 2016 | Peringatan Wajib St. Aloisius Gonzaga

Memilih Tidak Percaya = Kematian?

RenunganKatolik.com – Pada tahun 1912, industri maritim Britania Raya sempat diharumkan dengan peluncuran kapal terbesar di dunia (kala itu), RMS Titanic. Kapal pesiar itu, kini terkenal berkat film layar lebar besutan James Cameron, tidak hanya megah namun juga disebut pengarung bahari nan kuat. Bahkan sangat kuat.

Nilai lebih tersebut memunculkan rasa pongah, sehingga kru kapal kurang menghiraukan standar keamanan apabila terjadi satu kecelakaan. Benar saja, akibat benturan dengan satu gunung es, pelayaran perdana Titanic berakhir menjadi tragedi yang menewaskan ribuan penumpangnya. Dan disebut-sebut salah satu bencana maritim masa damai paling mematikan sepanjang sejarah.

Raja Hizkia menolak hasutan dari Tirhaka, raja Etiopia, agar tak mempercayai Allah. Sebaliknya, dia memilih menyerahkan hidup rakyat dan kerajaannya ke dalam tangan Tuhan semata, sehingga selamat dari penumpasan oleh raja-raja Asyur.

Yesus dengan keras menyampaikan perumpamaan tentang betapa berharganya kepercayaan akan Allah ini. Agar tidak disia-siakan oleh rasa angkuh dan keyakinan diri sendiri. Dalam pandangan-Nya, kepongahan tersebut amat lah rendah bagai ‘anjing’ dan ‘babi’.

Patutlah kiranya meneladani iman Hizkia. Sebagaimana disampaikan oleh Yesus, bahwa karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan. Dan satu yang menarik juga dari nama Hizkia (bahasa Ibrani: חִזְקִיָּ֫הוּ atau יְחִזְקִיָּ֫הוּ, bahasa Yunani: Ἐζεκίας, Ezekias, dalam Septuaginta; bahasa Latin: Ezechias; 739-687 SM) artinya ialah “Yahwe adalah kekuatanku”.

 

Tuhan terkasih, Hamba percaya Engkau adalah penyelamat jiwa hamba. Hamba membutuhkan kasih-Mu untukmembersihkan hamba dari kesalahan dan pelanggaran. Hamba memerlukan pelita-Mu untuk menghalau semua kegelapan. Hamba memerlukan kedamaian-Mu untuk mengisi dan memuaskan hati hamba. Hamba sekarang membuka pintu hamba dan meminta-Mu untuk datang ke dalam kehidupan hamba dan memberkati hamba dengan berkat kehidupan yang kekal.

~ Bunda Teresa

 

Sumber Permenungan:

 

Bacaan I: 2Raj. 19:9b-11,14-21,31-35a,36

Dalam pada itu raja mendengar tentang Tirhaka, raja Etiopia, berita yang demikian: “Sesungguhnya, ia telah keluar berperang melawan engkau,” maka disuruhnyalah kembali utusan-utusan kepada Hizkia dengan pesan:

“Beginilah harus kamu katakan kepada Hizkia, raja Yehuda: Janganlah Allahmu yang kaupercayai itu memperdayakan engkau dengan menjanjikan: Yerusalem tidak akan diserahkan ke tangan raja Asyur.

Sesungguhnya, engkau ini telah mendengar tentang yang dilakukan raja-raja Asyur kepada segala negeri, yakni bahwa mereka telah menumpasnya; masakan engkau ini akan dilepaskan?

Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya; kemudian pergilah ia ke rumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.

Hizkia berdoa di hadapan TUHAN dengan berkata: “Ya TUHAN, Allah Israel, yang bertakhta di atas kerubim! Hanya Engkau sendirilah Allah segala kerajaan di bumi; Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi.

Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, dan dengarlah; bukalah mata-Mu, ya TUHAN, dan lihatlah; dengarlah perkataan Sanherib yang telah dikirimnya untuk mengaibkan Allah yang hidup.

Ya TUHAN, memang raja-raja Asyur telah memusnahkan bangsa-bangsa dan negeri-negeri mereka

dan menaruh para allah mereka ke dalam api, sebab mereka bukanlah Allah, hanya buatan tangan manusia, kayu dan batu; sebab itu dapat dibinasakan orang.

Maka sekarang, ya TUHAN, Allah kami, selamatkanlah kiranya kami dari tangannya, supaya segala kerajaan di bumi mengetahui, bahwa hanya Engkau sendirilah Allah, ya TUHAN.”

Lalu Yesaya bin Amos menyuruh orang kepada Hizkia mengatakan: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Apa yang telah kaudoakan kepada-Ku mengenai Sanherib, raja Asyur, telah Kudengar.

Inilah firman yang telah diucapkan TUHAN mengenai dia: Anak dara, yaitu puteri Sion, telah menghina engkau, telah mengolok-olokkan engkau; dan puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu.

Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

Melalui jalan, dari mana ia datang, ia akan pulang, tetapi ke kota ini ia tidak akan masuk, demikianlah firman TUHAN.

Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku.”

Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

 

Mazmur: Mzm. 48:2-3a,3b-4,10-11

 

Bacaan Injil:  Mat. 7:6,12-14

“Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”

“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

 

Sumber tambahan: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Sumber gambar: http://bestpictureblog.com/
Sumber gambar: http://bestpictureblog.com/
Advertisements

4 thoughts on “Memilih Tidak Percaya = Kematian?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s