Menantang Badai

14 Juni 2016 | Hari Biasa

Menantang Badai

Renungan-Katolik.com – Semasa kanak-kanak, saya senang menonton serial dongeng di saluran TVRI. Ada satu serial yang terus membekas dalam ingatan saya hingga kini, yakni: Kisah Pohon Besar dan Ilalang. Dalam kisah tersebut diceritakan keangkuhan Pohon terhadap tetangganya, Ilalang.

“Kau lihat sendiri Ilalang. Bahkan angin sepoi-sepoi pun bisa membuatmu terbanting. Bagaimana lagi kalau datang badai kencang,” si Pohon menyindir.

Dengan tenang si Ilalang menjawab: “Benar, Pohon. Aku bisa dibuat terbanting oleh angin pelan sekalipun. Tapi aku toh tidak patah.” Sontak saja, perkataan Ilalang membuat Pohon naik pitam. “Oh. Jadi kau hendak menantangku ya. Baik. Lihat! Tak lama lagi hujan badai akan datang. Nanti kita saksikan saja siapa yang akan bertahan hidup,” ucap Pohon dengan lantang.

Benar saja. Hujan badai bergemuruh menyapu hutan dimana mereka tumbuh. Si Pohon dengan gegabah terus saja melawan arus angin badai tersebut. Sebaliknya, Ilalang meliuk-liuk menuruti gelombang badai. Ketika badai berakhir banyak tumbuhan bertumbangan, termasuk si Pohon, karena tak mampu didera badai hebat itu. Sementara si Ilalang tetap hidup.

Saya tertarik menuliskan kisah di atas dalam renungan hari ini berkenaan dengan bacaan mengenai penghukuman atas Raja Ahab. Tidak hanya karena tindak kejatan terhadap sesama-Nya, Ahab juga telah lancang dengan menyembah berhala asing daripada Tuhan Allah sendiri.

Sosok Ahab menampilkan pribadi manusia yang tidak sempurna di hadapan Allah. Sehingga menjadi ilham kita untuk menghindari kejahatan-kejahatan tersebut. Kita tidak berbeda dengan si Pohon yang angkuh menentang kehendak Allah bila tidak menyesali dosa dan mengakui kelemahan kita sebagai manusia.

Hendaklah kita melahirkan pribadi baru sebagaimana diucapkan Yesus dalam nats Injil hari ini: “Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.”

“Kita sering menemukan diri kita di persimpangan jalan, tidak tahu jalan mana yang harus dipilih, jalan mana yang harus dilalui; ada bagitu banyak jalan yang salah…begitu banyak ambiguitas. Di saat seperti ini, jangan lupakan bahwa Kristus…selalu dan satu-satunya jalan yang paling aman, jalan yang menuju pada kebahagiaan yang penuh dan abadi.” – St. Yohanes Paulus II

 

Sumber Permenungan:

Bacaan I: 1Raj 21:17-29

Tetapi datanglah firman TUHAN kepada Elia, orang Tisbe itu, bunyinya:

“Bangunlah, pergilah menemui Ahab, raja Israel yang di Samaria. Ia telah pergi ke kebun anggur Nabot untuk mengambil kebun itu menjadi miliknya.

Katakanlah kepadanya, demikian: Beginilah firman TUHAN: Engkau telah membunuh serta merampas juga! Katakan pula kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot, di situ jugalah anjing akan menjilat darahmu.”

Kata Ahab kepada Elia: “Sekarang engkau mendapat aku, hai musuhku?” Jawabnya: “Memang sekarang aku mendapat engkau, karena engkau sudah memperbudak diri dengan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.

Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan malapetaka kepadamu, Aku akan menyapu engkau dan melenyapkan setiap orang laki-laki dari keluarga Ahab, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel.

Dan Aku akan memperlakukan keluargamu sama seperti keluarga Yerobeam bin Nebat dan seperti keluarga Baesa bin Ahia, oleh karena engkau menimbulkan sakit hati-Ku, dan oleh karena engkau mengakibatkan orang Israel berbuat dosa.

Juga mengenai Izebel TUHAN telah berfirman: Anjing akan memakan Izebel di tembok luar Yizreel.

Siapa dari keluarga Ahab yang mati di kota akan dimakan anjing dan yang mati di padang akan dimakan burung di udara.”

Sesungguhnya tidak pernah ada orang seperti Ahab yang memperbudak diri dengan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, karena ia telah dibujuk oleh Izebel, isterinya.

Bahkan ia telah berlaku sangat keji dengan mengikuti berhala-berhala, tepat seperti yang dilakukan oleh orang Amori yang telah dihalau TUHAN dari depan orang Israel.

Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban.

Lalu datanglah firman TUHAN kepada Elia, orang Tisbe itu:

“Sudahkah kaulihat, bahwa Ahab merendahkan diri di hadapan-Ku? Oleh karena ia telah merendahkan diri di hadapan-Ku, maka Aku tidak akan mendatangkan malapetaka dalam zamannya; barulah dalam zaman anaknya Aku akan mendatangkan malapetaka atas keluarganya.”

 

Mazmur: Mzm. 51:3-4,5-6a,11,16

 

Bacaan Injil: Mat 5:43

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

 

Rujukan tambahan: ImanKatolik.or.id | Ziarah Batin 2016

Advertisements

2 thoughts on “Menantang Badai

  1. I see your website needs some unique content. Writing manually is time consuming,
    there is tool for this task. Just search in gogle for:
    Fejlando’s tips

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s