Tuhan Merancang Pernikahan

Jumat, 10 Juni 2016 | Efrem

Tuhan Merancang Pernikahan

Renungan-Katolik.com – Sebelum menikah, saya mempunyai kelompok kecil yang biasa kami sebut Kelompok Tumbuh Bersama (KTB). Di usia saat itu, kami sudah selayaknya menikah. Sering kami sebelum kelompok doa di mulai, membahas tentang beberapa teman teman yang sudah menikah. Bahkan kami sudah mempersiapkan nama anak kami. Dan sering kami memanggil nama satu sama lain dengan nama anak yang sudah kami persiapkan. Pengharapan akan segera menikah sangat besar di dalam lubuk hati kami.

Sering kami bercerita tentang keretakan rumah tangga kristen. Dulu mereka adalah anak anak Tuhan yang semangat di dalam pelayanan. Namun alangkah terkejutnya kami, saat mendengar tentang keretakan rumah tangga mereka. Pelajaran yang kami ambil dari peristiwa tersebut, bahwa standar demi standar dalam memilih pasangan hidup bukanlah mudah. Standar manusia tidak bisa menjamin 100% akan kebahagiaan dan keutuhan dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Karena pernikahan adalah suatu hubungan yang sudah dikuduskan Allah, dan sudah di rancang sejak penciptaan Adam dan Hawa.

Dalam inji hari ini, pandangan Yesus lebih radikal lagi. Bahwa setiap orang yang memandang perempuan, dan menginginkannya, iapun sudah berzinah di dalam hatinya. Dan perceraian di dalam penikahan itupun sudah jinah. Di sini saya berkesimpulan, bahwa pernikahan tidak ada kata bercerai. Karena Pernikahan dirancang untuk menjadi permanen. Oleh sebab itu, sebelum menikah, mintalah petunjuk Allah. Bergumul intim bersama Dia sang pemilik hati. Agar kita diberi ilham, hikmat, untuk memilih teman hidup, akan membawa kita lebih mencintai dan mengasihi Allah kita.

 

 

Sumber Permenungan:

 

Bacaan I : 1Raj. 19:9a,11-16

Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Lalu firman-Nya: “Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!” Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.

Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.

Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.

 

Mzm. 27:7-8a,8b-9abc,13-14

 

Bacaan Injil : Mat. 5:27-32

Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

 

Rujukan tambahan: imankatolik.or.id | ziarah batin 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s